Kamis, 10 Desember 2015

TEKS ANEKDOT



BBM dan DPR
Suatu hari di gedung DPR para anggota dewan sedang melaksanakan rapat bulanan dengan aman,tenteram,dan damai.
Tiba-tiba para perompak eh maaf perampok maksutnya datang sambil menodongkan senjata,gedungpun menjadi ramai dan menegangkan,stasiun TV pun berlomba-lomba menyiarkan peristiwa tersebut,warga pun berdebat sengit tentang peristiwa itu dan disalah satu tempat terjadi perdebatan antara pak Herman dan pak Munir.
Pak Herman bertanya ‘’pak,anda sudah lihat acara TV tadi?”. ”acara apa pak?” Tanya pak Munir keheranan .  Pak Herman pun menjawab”katanya sih anggota DPR disandera para perampok meminta tebusan senilai 2 milyar kalau tidak dibayar para perampok akan membakar anggota dewan,para mahasiswa juga menggalang dana untuk itu.Silahkan bapak pikir dulu saja mau menyumbang berapa”
Setelah lama berpikir Pak Munir menyahut”saya ingin menyumbang” lalu pak herman bertanya”nyumbang berapa pak?”
“2 liter bensin”lanjut Pak Munir dengan polos.  Pak Herman pun terdiam

“Kenapa diam pak,saya benar kan? Mereka makan dengan hasil korupsi uang kita kenapa kita bantu mereka  ” Tanya Pak Munir.  Pak Herman tetap terdiam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar